pengudaraan buatan dengan AC

Posted by ermi hermansyah 03.52, under | 1 comment

Di jaman yang serba bergerak cepat ini, manusia di tuntut secara aktif dan produktif. Oleh karna itu kita tidak lagi dapat berpura-pura seolah-olah kita tinggal di negri yang nyaman, sementara itu kita bekerja dengan tidak produktif. Kita harus mengakui bahwa lingkungan di indonesia bukan lingkungan yang secara thermal nyaman. Memang suhu di indonesia rata-rata hanya 24 – 32o C, namun kelembapannya tinggi antar 60 – 95 % karna itu perasaan mudah lelah, gerah, dan tidak nyaman adalah nyata terlebih bagi orang yang tinggal di kota-kota besar. Salah satu cara agar kita merasa nyaman dalam bekerja adalah dengan memakai mesin penyejuk udara atau AIR CONDITIONER( AC).

Contoh AC

AC yang di pasang di dinding

ac yang di pasang pada jendela


Penghawaan buatan AC jika di rancang dengan benar mempunyai banya keuntungan terutama jika udara alami di sekitar bangunan berkwalitas buruk.

Keuntungan pemakaian AC :

  • · Suhu udara lebih mudah di atur
  • · Kecepatan dan arah angin mudah di atur
  • · Kelembapan mudah di atur
  • · Kebersihan udara dapat di jaga
  • · Karna ruangan tertutup di peroleh keuntungan lain yaitu dari segi akustika dan ketenangan
  • · Serangga dapat di cegah kedalam ruangan

· AC keluaran baru di lengkapi dengan pembangkit ion negatif ( ionizer ) yang dapat membunuh bakeri, jamur, serta mengikat biang bau serata memberikan efek segar.

· AC dapat memakai pengharum ruangan yang membuat ruangan lebih harum.

Kekurangan AC :

· Energi yang boros bisa mencapai 60% dari total energi namun AC masa kini semaki irit bahkan teknologi yang berkembang pada penghematan energi saat ini adalah dengan mengunakan sel surya yang dapat menghemat energi.

Perinsip AC adalah mengangkut dari satu lokasi ke lokasi lain.

Aktifitas ( laki-laki dewasa)

Tingkat metabolisme

M ( W )

Persaratan untuk pernapasn : konsentrasi O2 Pada udara kotor min 16,3% (I/dtk)

Kebutuhah udara segar untuk menjaga kadar CO2 dalam ruang max 0,5% dengan asumsi kadar CO2 pada udara segar min 0,04%

( I/ dtk)

Duduk santai

100

0,1

0,8

Kerja sedang

160 - 320

0,2-0,3

1,3-2,6

Kerja ringan

320 - 480

0,3-0,5

2,6-3,9

Kerja berat

480-650

0,5-0,7

3,9-5,3

Sangat berat

650-800

0,7-0,9

5,3-6,4

Sumber : Awbi, 1991 ( berdasarkan britis Standards Institution, 1980)

Berdasarkan tingkat udara luar rekomendasi ASHREA ruang kantor dalam 100m2 di isi dengan 7 orang kebutuhan aliran udara adalah 10 I/dtk Per orangnya.

Aspek perancangan

Dalam merancang penghawaan buatan kita harus senan tiasa sepenuhnya untuk mengolah seluruh potensi arsitektural bangunan agar tercipta udara di dalam ruang yang sebaik-baiknya dengan energi AC yang serendah-rendahnya.

Pertimbangan disain bangunan untuk menghemat energi AC

  • Mengorientasikan bangunan ke utara-selatan guna memaksimalkan penyerapan radiasi matahari, orientasi bangunan ke arah utara-timur (bangunan membujur ke arah utar-selatan ) akan menyebabkan bidang permukaan bangunan yang terkena radiasi matahari langsung menjadi lebih luas. Panas yang di serap tadi akan merambat ke dalam dan menjadi beban bagi AC. Kalau orientasi timur-barat tidak dapat di hindari usahakan sisi timur dan barat di bayangi dengan maksimal misalkan dengan di tumbuhi pepohonan
  • Menata denah bangunan untuk melokasi panas dan kelembapan. Kelompokan ruang yang menjadi sumber panas, bau dan kelembapan. Terutama dapur dan kamar mandi. Berilah kipas penyedot udara( exhaust fan ) atau cerobong asap sehingga di atas tungku sehingga asap dan udara panas dapat langsung keluar.
  • Membuat skala prioritas ruang yang memakai AC seperti ruang kerja sehingga kita bisa bekerja dengan prodktif.
  • Memakai bahan bangunan yang dapat menahan panas, pakailah bahan bangunan yang bersifat isolator dan berwarna cerah.
  • Mengunakan kaca tebal 8 mm lebih baik dari pada kaca 4 mm apalagi mengunakan kaca film.
  • Mencegah aliran udara yang tak terkendali antar dalam dan luar ruangan.
  • Menyejukan udara di zona hunian saja ruang yang luas dan bervolume tinggi akan menambah kerja AC
  • Menghindari hambatan penyebaran udara sejuk. Dalam kantor biasanya di beri sekat-sekat maka udara sejuk akan mengumpul di sisi ruang satu saja maka harus di beri kisi-kisi untuk penyebaran udara sejuk yang maksimal.
  • Memilih AC dengan penghematan energi tinggi. Salah satunyayang kini berkembang adalah teknologi AC dengan sensor gerak tubuh yang dapat menghemat energi antar 20-30%
  • Jagan melupakan ventilasi untuk mengganti udara setiap harinya agar ruang tidak bau karna tertutup terus menerus.
  • Letakan unit luar jauh dari jendela ruangan yaang tidak memakai AC karan panas dari AC akan masuk ke jendela yang terbuka.

Menghitung kebutuhan AC dalam ruang

Rumus :

( L x W x H x I x E ) / 60 = Kebutuhan BTU

L = Panjang ruang ( dalam feet )

W= Lebar ruang ( dalam feet )

H= Nilai 10 jika ruang berada di lantai bawah / berhimpitan dengan ruang lain

I= Tinggi ruang ( Dalam feet )

E= Nilai 16 Jika dinding terpanjang menghadap utara, Nilai 17 menghadap timur, 18 menghadap selatan, dan 20 jika menghadap barat.

1m = 3,28 feet

Kapasitas AC berdasarkan PK

AC 1/2 PK = 5.000 BTU/h

AC 3/4 PK = 7.000 BTU/h

AC 1 PK = 9.000 BTU/h

AC 11/2 PK = 12.000 BTU/h

AC 2 PK = 18.000 BTU/h

Sumber GLOBAL INDO NIAGA PRIMA.

1 komentar:

Posting Komentar