membuat plafond gantung atau drop ceiling

Posted by ermi hermansyah 20.28, under | No comments

Drop ceiling membuat plafon jadi dinamis. Lampu dapat di sembunyikan di dalamnya. Suasana pun jadi hangat, penampilan cantik.


Tujuan membuat drop ceiling adalah membagi plafon yang luas dan menegaskan keberadaan sebuah ruang. Drop ceiling dengan elevasi yang lebih rendah dari plafon utama akan membuat ruangan menjadi lebih dinamis. Selain itu, desain ini juga digunakan untuk menutupi elemen bangunan yang terekspos lebih rendah dari plafon utama.
Pada rumah-rumah yang berdesain minimalis, drop ceiling dibuat seolah-olah menjadi satu bagian dari struktur rumah. Fungsinya untuk "menyembunyikan" rel gorden dan vertical blind sehingga tampilan ruang menjadi lebih apik. Anda dapat membuat drop ceiling dengan panduan di bawah ini.

Bahan dan Alat:
· Besi hollow atau baja ringan kanal C, gipsum, kompon, sekrup, rod atau kawat.
· Lampu TL, kain, gergaji, dan cat tembok.

Langkah Pengerjaan:

  1.       Tentukan letak drop ceiling dan level tinggi yang diinginkan. Letaknya dapat di tengah atau di pinggir plafon ruangan. Perbedaan level ketinggian cukup 20cm, dengan perhitungan 10cm untuk tebal dan 10cm lagi sebagai tempat lampu (ilustrasi: 1)
  2.       Buat rangka plafon utama berupa rangka grid dengan besi hollow 2cmx4cm. Modul grid menggunakan ukuran kelipatan dari 60cm. Misalnya, 60cmx60cm, atau boleh saja 60cm x120cm.Tempelkan rangka grid ini pada tembok, sehingga terbentuk rangka plafon utama. Gunakan sekrup. (ilustrasi: 2)
  3.       Buat rangka plafon drop ceiling. Rangka ini berupa rangka grid yang disambungkan ke bagian bawah rangka utama. Penghubungnya berupa besi hollow sepanjang 20cm. Ukuran rangka drop ceiling lebih kecil dari rangka utama, disesuaikan desain plafon keseluruhan atau tergantung selera Anda.
  4.       Pasangkan rod atau kawat penggantung yang menghubungkan rangka grid plafon dengan rangka atap. Fungsi rod untuk menyeimbangkan rangka plafon sehingga tetap datar setelah gipsum terpasang.
  5.       Siapkan instalasi listrik di area plafon. Kabel untuk lampu dibuat rapi dengan cara menempatkannya pada jalur yang tak mengganggu rangka. Gunakan lampu TL jari dengan warna cahaya kuning berdaya listrik berkisar 12-24watt Lebih bagus menggunakan lampu model selang untuk kemudahan pemasangan. (ilustrasi: 3)
 6. Pasang gipsum pada plafon. Rapikan antarsambungan dengan kompon. Pada sisi sambungan yang                  kasar dapat diampelas halus. Setelah itu, sekeliling plafon dicat merata. Pilihlah warna yang netral dan seimbang dengan warna tembok, sehingga pendaran lampu membuat tampilannya lebih dramatis.

0 komentar:

Poskan Komentar