menghitung kebutuhan keramik

Posted by ermi hermansyah 20.45, under | No comments


Menghitungkebutuhan keramik cukup mudah,tetapi jika cara menghitugnya tidak benar tentunya dapat berakibat pada biaya pekerjaan lantai yang membengkak, waktu penyelesaian
pekerjaan lantai mundur, atau bahkan yang lebih parah warna keramik lantai tidak seragam.

Mengapa kesalahan menghitung kebutuhan keramik
dapat menyebabkan biaya pekerjaan membengkak ?

jika dalam menghitung pekerjaan keramik melebihi kebutuhan hal ini tentunya dapat menyebabkan biaya pembelian keramik lebih besar. dan jika dalam menghitung keramik kurang dari kebutuhan juga dapat memperbesar biaya pekerjaan karena adanya biaya transportasi untuk pembelian sisa kekurangan keramik.


Mengapa kesalahan menghitung keramik dapat memperlambat waktu penyelesaian pekerjaan ?

Sisa keramik akan menyebabkan tambahan waktu untuk memindahkan keramik tersebut, dan jika dalam menghitung keramik ternyata kurang, maka dibutuhkan tambahan waktu untuk membeli keramik baru yang belum tentu masih ada dipasaran.

Mengapa kesalahan menghitung keramik dapat membuat warna lantai tidak seragam ?

Untuk keramik jenis tertentu, jika Proses pembakaran keramik dalam waktu yang berbeda akan menyebabkan perbedaan warna keramik, nah jika dalam menghitung kurang, maka sebuah teka teki baru harus dipecahkan, yaitu mencari keramik dengan warna dan pola sejenis, atau memilih sebuah pilihan membongkar pasangan keramik satu ruangan yang telah dipasang untuk kemudian mengganti dengan yang baru dengan warna yang sama, parah bukan.



Cara menghitung keramik cukup sederhana yaitu dengan menghitung luas ruangan.

misalkan sebuah kamar ukuran panjang 4 m dan lebar 4m
maka kebutuhan keramiknya = 4 m x 4m = 16 m persegi
karena dipasaran 1 dus keramik = 1 m persegi maka kebutuhan keramiknya adalah 16 dus keramik.

nah.. setelah menghitung keramik seperti itu langsung saja pergi ke toko untuk belanja keramik, pasti kurang atau lebih dah…

hal – hal yang perlu diperhatikan , jika ingin menghitung keramik secara tepat.

memperkirakan jumlah keramik pecah dalam proses pelaksanaan kemudian menambahkanya dengan volume bersih.

menghitung jumlah keramik potongan pada pojok ruangan, apakah sisa potongan masih dapat digunakan lagi atau tidak.
dan yang ketiga agak aneh yaitu memperkirakan jumlah keramik yang akan diminta orang lain, atau jumlah keramik hilang.

selesai deh....
.

0 komentar:

Posting Komentar