Pengertian adendum proyek

Posted by ermi hermansyah 08.39, under | 3 comments

   


 Hallo sahabat sudah lama ga nulis di blog ini, mumpung ada sedikit waktu saya ingin sedikit menulis dan memberi ilmu tentang adendum proyek, karna proyek yang sedang saya jalankan banyak adendumnya saat ini,  tapi ngomong-ngomong Apa si itu Adendum,?

        Adendum adalah istilah hukum yang lazim disebut dalam suatu pembuatan perjanjian. Dilihat dari arti katanya, addendum adalah lampiran, suplemen, tambahan. (John M. Echols dan Hassan Shadily, Kamus Inggris-Indonesia, hal.11). Pengertian Addendum adalah istilah dalam kontrak atau surat perjanjian yang berarti tambahan klausula atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya namun secara hukum melekat pada perjanjian pokok itu. (http://id.wikipedia.org/wiki/Addendum).

      beberapa waktu lalu, dalam masa pelaksanaan kontrak pengadaan jasa konstruksi saya, dalam suatu konteks perubahan kontrak masih terdengar ucapan dari rekan-rekan, “Oh itu namanya CCO saja, bukan Adendum”. Mungkin pada saat ini masih sering terdengar ada yang mengatakan, “Kegiatan pekerjaan ini hanya CCO (Contract Change Order), bukan Adendum atau pekerjaan tambah/kurang.”

Lalu apa si bedanya CCO dan adendum..?

Berdasarkan ketentuan-ketentuan yang ada sebenarnya CCO (Contract Change Order), Addendum dan Amandemen Kontrak adalah istilah yang sama, hanya Addendum dan Amandemen Kontrak merupakan produk lanjutan dari CCO (Contract Change Order). Jika terjadi CCO berarti akan terjadi Addendum atau Amandemen Kontrak, sedangkan jika terjadi Addendum belum tentu telah terjadi CCO. lahhh ko gitu ya...?

Mari dilihat dasar alasannya.

Perpres 54 tahun 2010 Pasal 87 Ayat 1 tentang Perubahan Kontrak menyatakan sebagai berikut:

Dalam hal terdapat perbedaan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan, dengan gambar dan/atau spesifikasi teknis yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak, PPK bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi:
  1. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak;
  2. menambah dan/atau mengurangi jenis pekerjaan;
  3. mengubah spesifikasi teknis pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan; atau
  4. mengubah jadwal pelaksanaan.
Berdasarkan ketentuan di atas jelas dapat diketahui bahwa:

Perubahan kontrak dapat dilakukan dengan Adendum Kontrak. Artinya segala sesuatu perubahan pada kontrak dilakukan melalui Adendum Kontrak.
Jenis Adendum Kontrak adalah:

  1. Adendum akibat perubahan lingkup pekerjaan (CCO) atau sering disebutAdendum Tambah/Kurang, yang terbagi menjadi 4 (empat) jenis perlakuan, yaitu:Adendum Tambah/Kurang, nilai kontrak tetap, Adendum Tambah/Kurang, nilai kontrak bertambah, Adendum Tambah/Kurang, nilai kontrak tetap, target/sasaran berubah, Adendum Tambah/Kurang, nilai kontrak bertambah, target/sasaran berubah, Adendum akibat perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan atau sering disebut Adendum Waktu
  2. Adendum akibat penyesuaian harga/eskalasi atau sering disebut sebagaiAdendum Penyesuaian Harga/Eskalasi atau sering disebut Adendum Harga/Nilai Kontrak. Basanya adendum jenis ini untuk kontrak tahun jamak (multy years contract) atau terdapat kenaikan harga bahan bakar minyak.

Ok segitu dulu yah penjelasannya... semoga membantu..

3 komentar:

Posting Komentar